Terbitonenews.online || TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan kebijakan pertahanan negara di wilayah laut, menjaga keutuhan wilayah, serta melindungi bangsa dari berbagai bentuk ancaman yang datang dari maupun melalui laut.
Sejalan dengan tugas tersebut, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menghadiri Pembukaan Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) TA 2026 yang dipimpin oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata di Surabaya. Selasa (14/4).
Latihan ini mengusung tema “Kogaslagab TNI Melaksanakan Operasi Laut Gabungan Menghancurkan Kekuatan Armada Laut Lawan di Mandala Operasi Laut Jawa dalam rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”. Tema tersebut mencerminkan kesiapan TNI AL dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman melalui operasi terpadu di wilayah perairan strategis.
Dalam amanatnya, Pangkoarmada RI menyampaikan bahwa Latopslagab TA 2026 merupakan ajang latihan matra TNI AL untuk menguji kesiapan tempur alat utama sistem persenjataan (alutsista), khususnya unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan unsur udara. Latihan ini bertujuan untuk mewujudkan interoperabilitas antar unsur, sehingga tercipta sinergi yang solid dalam pelaksanaan operasi gabungan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa latihan ini juga menjadi sarana untuk mengetahui tingkat kesiapan operasional satuan sekaligus sebagai tolok ukur hasil pembinaan latihan selama satu tahun anggaran.
Latopslagab TA 2026 akan dilaksanakan mulai tanggal 14 hingga 25 April 2026. Kegiatan diawali dengan tahap Gladi Posko (command post exercise) dan dilanjutkan dengan Gladi Lapangan (field training exercise). Latihan ini melibatkan berbagai unsur KRI dan udara dalam jumlah yang signifikan, mencerminkan skala latihan yang besar dan kompleks.
Kehadiran Kodaeral V dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan profesionalisme prajurit serta kesiapan operasional TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V. (Pnp)
