Terbitonenews.online || Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V menghadiri kegiatan sosialisasi penanganan sampah menuju zero waste yang dipimpin oleh Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Laut (Waaster Kasal) Brigadir Jenderal TNI (Mar.) Gatot Mardiyono, S.H., M.Tr.Opsla., bertempat di Gedung PTA Koarmada II, Surabaya. Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur terkait, antara lain dari Koarmada II, Kodaeral V, serta perwakilan UPT Mabesal.
Sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program nasional pengelolaan sampah dan mewujudkan budaya peduli lingkungan, khususnya di lingkungan TNI AL. Dalam arahannya, Waaster Kasal menekankan pentingnya pelaksanaan sosialisasi secara berkelanjutan di lingkungan kerja maupun satuan kerja, disertai pengawasan yang ketat serta pemberian sanksi bagi pihak yang tidak melaksanakan ketentuan pengelolaan sampah.
Program penanganan sampah menuju zero waste merupakan salah satu prioritas nasional dengan target pengendalian menyeluruh. Fokus utama diarahkan pada percepatan penerapan teknologi waste to energy guna mengubah sampah menjadi energi listrik, terutama di wilayah perkotaan, mulai dari pengolahan skala rumah tangga hingga tingkat kelurahan.
Selain itu, pengurangan sampah plastik juga menjadi perhatian utama mengingat persoalan sampah telah menjadi isu krusial nasional yang berpotensi menimbulkan bencana lingkungan serta sumber penyakit. Melalui kegiatan ini, TNI AL diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan pentingnya pencegahan pencemaran laut akibat sampah domestik maupun limbah operasional kapal seperti minyak dan plastik, guna menjaga kelestarian perairan Indonesia.
Kegiatan turut diisi dengan pelatihan pengolahan sampah organik melalui pemanfaatan media larva/maggot yang diikuti oleh perwakilan dari satuan-satuan terkait. Program ini dinilai sebagai terobosan yang efektif, ekonomis, dan aplikatif dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis lingkungan.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V. (Pnp)
