Terbitonenews.online || Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal) ke-80 Tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 12 Mei mendatang, Wadan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., mewakili Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan Bersih-Bersih Kota Surabaya yang digelar oleh Kodiklatal bersama Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya. Selasa (5/5).
Kegiatan bersih-bersih dibuka langsung oleh Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, didampingi Gubernur AAL Laksda TNI Sigit Santoso, Pgs. Komandan STTAL Laksma TNI Ardiansyah dan dihadiri oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi, bertempat di Jalan Raya Hang Tuah, Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi warga Surabaya, sekaligus wujud nyata kontribusi TNI AL dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.
Sebanyak 3.608 personel dari TNI diantaranya Kotama TNI AL wilayah Surabaya (Kodiklatal, Koarmada II, AAL, Kodaeral V, STTAL), TNI AD, TNI AU dan Polri, selain itu juga melibatkan instansi pemerintahan, dan masyarakat Surabaya.
Kodiklatal bersama intansi lainnya, akan membersihkan sampah-sampah di area sekitar pemukiman, fasilitas umum, saluran air, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selama pembersihan juga melibatkan alat berat dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya, serta puluhan truk pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Surabaya.
Kegiatan pembersihan ini dibagi ke dalam 15 sektor yang tersebar di dua
kecamatan, yakni Kecamatan Semampir dan Kecamatan Krembangan. Di Kecamatan Semampir, aksi bersih-bersih akan difokuskan di sejumlah ruas penting seperti Jl. Raya Hang Tuah, Jl. Iskandar Muda, Jl. Nyamplungan Pegirian, Jl. KH Mas Mansyur, Jl. Benteng, Jl. Pati Unus, hingga Jl. Sarwajala yang merupakan titik aktivitas masyarakat yang cukup padat.
Sementara itu, di Kecamatan Krembangan, kegiatan pembersihan dimulai dari Jl. Tanjung Sadari, Jl. Jembatan Bungkuk, dan Jl. Moro Krembangan. Pembagian sektor ini
dirancang agar pelaksanaan bersih-bersih lebih terorganisir, efektif, dan mampu menjangkau area prioritas secara menyeluruh, sehingga dampak kebersihan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Partisipasi aktif dari berbagai elemen dinilai mampu memperkuat semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai budaya positif dalam kehidupan masyarakat, guna mewujudkan Kota Surabaya yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V. (Pnp)
