Terbitonenews.online || Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menutup rangkaian kegiatan Red Bull Cliff Diving World Series 2026 yang berlangsung di Broken Beach, Nusa Penida, Bali (23/5).
Ajang olahraga ekstrem kelas dunia tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI AL dan Red Bull yang berlangsung pada 18 hingga 25 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum spektakuler dalam menghadirkan olahraga ekstrem internasional dengan standar keamanan dan profesionalisme tinggi di destinasi wisata unggulan Indonesia.
Red Bull Cliff Diving merupakan kompetisi internasional yang menampilkan aksi akrobatik para atlet dari ketinggian hingga 27 meter ke permukaan air. Ajang yang pertama kali digelar di Swiss tersebut kini telah berkembang menjadi kompetisi dunia yang menghadirkan perpaduan atletisme, presisi, dan keberanian di berbagai lokasi alam eksotis dunia.
Tahun ini Indonesia untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah dengan lokasi kegiatan di Air Terjun Kroya dan Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali. Kedua lokasi tersebut menghadirkan panorama alam yang menantang sekaligus memperlihatkan keindahan wisata bahari Indonesia kepada dunia internasional.
Mengusung tema “Alam, Budaya, dan Aksi Taraf Dunia dalam Satu Lokasi”, kerja sama antara Red Bull dan TNI AL mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung promosi pariwisata bahari Indonesia sekaligus memastikan aspek keselamatan, pengamanan wilayah perairan, dan kelancaran operasional selama kegiatan berlangsung.
Sebanyak 24 atlet internasional dari 14 negara serta 17 tim lokal turut ambil bagian dalam ajang tersebut. Dalam mendukung pengamanan kegiatan, TNI AL mengerahkan KRI Surabaya-591, 8 sekoci karet, 2 RHIB Kopaska, 1 ambulance boat, 2 jet sky , 2 helly phanter, 2 RHIB Lanal Denpasar serta Ponton 2x50 meter guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Kasal berharap kegiatan internasional seperti Red Bull Cliff Diving World Series 2026 dapat terus menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi maritim dan pariwisata Indonesia kepada dunia internasional, sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit TNI AL dalam mendukung pengamanan kegiatan berskala global.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V. (Pnp)
