Terbitonenews.online || Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap bersama tim SAR gabungan menunjukkan kesigapan dan kepedulian dalam misi kemanusiaan dengan mengevakuasi jenazah Anak Buah Kapal (ABK) KM Cakra Mandiri GT 30 yang meninggal dunia saat melaksanakan aktivitas penangkapan ikan di Perairan Pacitan. Proses evakuasi dilaksanakan di Dermaga Tambat Labuh Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC), Senin (15/06/2026).
Korban diketahui bernama Feri Oktaviano (28), warga Kabupaten Pemalang. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari awak kapal, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/06/2026) setelah kegiatan pemancingan utama selesai dilaksanakan.
Saat itu korban berinisiatif mencari ikan tambahan dengan memancing menggunakan layangan di bagian buritan kapal. Sekitar 30 menit kemudian, nahkoda kapal yang berada di area belakang kapal melihat senar pancing dalam kondisi tegang dan diduga sedang menarik ikan berukuran besar. Setelah dilakukan penarikan bersama beberapa kru kapal, nahkoda menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa dengan tubuh terlilit senar pancing pada bagian tangan dan kaki.
Mengetahui kejadian tersebut, nahkoda segera melaporkan kepada pemilik kapal dan memutuskan menghentikan aktivitas penangkapan ikan untuk kembali menuju Cilacap. Setibanya KM Cakra Mandiri di Dermaga Tambat Labuh PPSC Cilacap pada Senin pagi, tim gabungan yang terdiri dari Prajurit Lanal Cilacap, Basarnas, Polairud, dan relawan SAR langsung melaksanakan proses evakuasi.
Dengan penuh kehati-hatian dan mengedepankan rasa kemanusiaan, jenazah korban dievakuasi dari kapal menuju ambulans untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Cilacap guna dilakukan pemeriksaan Visum et Repertum. Setelah seluruh proses selesai dilaksanakan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Cilacap, Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi, S.A.P., M.Tr. Opsla., menegaskan bahwa keterlibatan prajurit Lanal Cilacap dalam proses evakuasi tersebut merupakan bagian dari tugas kemanusiaan sekaligus wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat maritim.
"Setiap musibah yang terjadi di laut menjadi perhatian kami. Prajurit Lanal Cilacap selalu siap bergerak cepat membantu proses pencarian, pertolongan, maupun evakuasi guna memberikan bantuan terbaik kepada masyarakat," tegas Danlanal.
Melalui kegiatan ini, Lanal Cilacap kembali menunjukkan komitmennya untuk senantiasa hadir membantu masyarakat pesisir dan pelaut yang membutuhkan pertolongan, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung keselamatan dan keamanan di laut.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V. (Pnp)
