Terbitonenews.online || Surabaya, 2 Agustus 2026 – Pangkalan TNI AL (Lanal) Batuporon di bawah jajaran Kodaeral V bergerak cepat dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) terhadap korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 milik PT Atosim Lampung Pelayaran yang terjadi di Perairan Laut Jawa, tepatnya di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026).
Insiden terjadi saat kapal melaksanakan pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Berdasarkan data sementara, jumlah Person on Board (POB) sebanyak 271 orang, terdiri atas 232 penumpang dan 39 awak kapal.
Setelah menerima informasi tersebut, Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Ari Wibowo, S.E., M.Tr.Opsla segera memerintahkan unsur Poskamladu Pasongsongan untuk bergabung dalam Tim SAR Gabungan. Sebanyak 2 personel Poskamladu Pasongsongan dikerahkan bersama KN SAR 249 Permadi, Pos SAR Sumenep, Polairud Sumenep, BPBD Sumenep, dan unsur KPLP untuk membantu evakuasi dan pemantauan di laut. Selain itu, Lanal Batuporon juga siaga di Dermaga Beaching Pos Barat guna mengantisipasi kedatangan korban yang akan dievakuasi ke wilayah kerja Lanal Batuporon.
Berdasarkan hasil koordinasi Posko Krisis Center Tanjung Perak hingga pukul 17.00 WIB, sebanyak 227 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan 5 orang dinyatakan meninggal dunia.
TNI AL telah mengerahkan unsur KRI untuk memperkuat operasi SAR. Berdasarkan informasi yang diterima, KRI Bung Hatta-370 dan KRI Nala-363 sedang menuju lokasi kejadian dan diperkirakan tiba sekitar pukul 20.00 WIB guna membantu proses pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban.
Operasi SAR juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya KN SAR 249 Permadi, Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Sumenep, Poskamladu Pasongsongan, KSOP, Syahbandar, VTS Surabaya, SROP Kalianget dan Masalembu, Polairud, BPBD Kabupaten Sumenep, unsur kesehatan, serta kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung. Danlanal Batuporon menyampaikan bahwa Lanal Batuporon siap mendukung penuh operasi SAR gabungan. "Kami juga telah menyiapkan personel medis dan logistik apabila ada korban yang dievakuasi ke wilayah Bangkalan,” tegas Danlanal Batuporon.
TNI AL akan terus bersinergi dengan seluruh unsur SAR guna mempercepat proses pencarian dan penyelamatan serta memastikan penanganan korban dapat berjalan secara optimal.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V.
(Pnp)
